Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

By | Juli 25, 2016

Gejala dan Penyebab Batu Ginjal,- Penyakit batu ginjal atau kidney stone atau urolithiasis terbentuk akibat mineral-mineral dan berbagai bahan kimia yang terkandung dalam air seni dan tidak dapat seluruhnya dilarutkan oleh urine atau air kencing, sehingga mengendap dan mengeras seperti batu.

Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

Beberapa kondisi medis juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal seperti hiperkalsiuria yaitu keadaan dimana tubuh menyerap kalsium lebih banyak dari asupan makanannya dan urine juga lebih banyak mengeluarkan kalsium. Ada juga hiperparatiroid yaitu keadaan dimana hormon yang mengatur metabolisme kalsium dihasilkan dalam jumlah berlebih oleh tubuh, sehingga kalsium dalam darah meningkat dan ekskresi kalsium melalui urine ikut meningkat.

Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

Batu Ginjal Atau Kidney Stones

Batu ginjal adalah benda yang terbentuk dalam organ ginjal akibat pengendapan kotoran atau zat buangan dalam urine, maka batu ini juga bisa menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Batu ini juga bisa bergerak dan menyusuri bagian lain dari sistem pembuangan air kecil. Dapat menghambat aliran urine dan menyebabkan infeksi serta rasa sakti yang begitu hebat, bahkan dapat menimbulkan gejala gagal ginjal.

Biasanya, ukuran batu ini bervariasi mulai dari sebesar pasir hingga permata. Tekstur nya pun ada yang kasar bergerigi atau bahkan halus. Warnanya ada yang kuning hingga coklat. Batu ginjal biasanya terbentuk pada pria atau wanita usia 20 hingga 40 tahun.

Gejala awal penyakit batu ginjal adalah sakit atau rasa pegal pada pinggang belakang bagian atas, tepatnya di bawah tulang iga terakhir.Kemudian diikuti rasa nyeri seperti tertusuk yang menjalar ke arah samping mengikuti alur saluran kemih. Buang air kecil menjadi tidak lancar dan anyang-anyangan (terasa ingin buang air kecil tetapi tidak keluar atau keluar air kencing hanya sedikit). Jika keadaan sudah parah, air seni akan berwarna kemerahan karena dinding saluran kemih tergores atau terluka oleh serpihan batu. Bahkan selain terasa sakit pada saat buang air seni juga ditemukan serpihan pasir atau batu kecil.

Untuk memastikan apakah seseorang menderita penyakit batu ginjal maka harus dilakukan USG (ultrasonografi) atau uji laboratorium. Dari sanalah bisa dipastikan penyakit bahkan akan diketahui besar batu ginjal, lokasi dan jenisnya.

Batu ginjal yang terbentuk dalam tubuh seseorang bisa berbeda-beda. Oleh karena itu dibutuhkan pengobatan yang berbeda-beda pula tergantung jenis batu ginjal tersebut.

Ada 3 jenis batu ginjal yaitu batu kalsium, batu urat dan batu oksalat. Untuk membedakannya secara langsung agak sulit karena diperlukan pemeriksaan komposisi kimiawi dalam urine. Unsur kalsium dan oksalat saling berkaitan erat dan dapat membentuk formasi batu yang sangat keras. Tetapi unsur oksalat mempunyai kemampuan lebih dalam membentuk batu ginjal, sehingga jika kalsium berkurang oksalat akan diserap tubuh lebih banyak. Akibatnya pembentukan batu oksalat meningkat. Adapun batu urat terbentuk karena biasanya penderita mengkonsumsi daging dalam jumlah berlebih.

Hampir 80% kasus batu ginjal kebanyakan dipengaruhi oleh senyawa kalsium dan oksalat. Pengobatan batu ginjal secara medis ada 3 cara tergantung dengan tingkat keparahannya.

Untuk batu berukuran kecil (<4 mm), pengobatan dapat dilakukan dengan banyak minum air putih ditambah dengan ramuan tradisional yang memiliki efek melancarkan buang air kecil (efek deuretik). Banyak minum juga akan membantu mengencerkan air seni dan melarutkan batu hingga mudah keluar dari tubuh saat buang air kecil. Untuk batu berukuran sedang, 4-30 mm, pengobatan dilakukan dengan penghancuran batu (liptotripsi) dengan berbagai teknik. Salah satunya dengan extra corporeal shock lithotripsy (ESWL) yakni menghancurkan batu dengan gelombang kejut yang diaktifkan dari luar tubuh. Setelah hancur, barulah batu dikeluarkan dengna proses buang air kecil.

Untuk batu berukuran besar, > 30 mm, pengobatan dilakukan dengan operasi. Karena besarnya ukuran batu sudah sulit diobati dengan cara minum obat peluruh atau dengan gelombang kejut. Setiap proses penyembuhan perlu ditindaklanjuti dengan pengobatan untuk mencegah batu ginjal kambuh kembali. Karena jika batu ginjal berulangkali kambuh akan mengakibatkan gagal ginjal.

Baca Juga : Gejala dan Penyebab Asam urat (Gout)

By : www.sehat-alami-4u.com

Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *