Diperkenalkan : -

..:: MENU UTAMA ::..

  menu

IP Add Komputer anda :

 38.107.191.102

 
Spirulina No. 1 The
King Of Food in
The World
 
Order / Belanja
Gold G sea Cucumber
 
Order / belanja
spirulina
 
Kontak Kami
 



Admin Support

 

ANDA BISA
TRANSFER VIA

 
 
 
 
 
 

Cek status order anda disini





Sertifikat HALAL
Malayasia: JAKIM
(22.00)/492/2/1 010-10/2004


BPOM RI :
ML 234201001307

 

.:: MEMBER AREA ::.

 Username

 

 Password

 

 

LUPA PASSWORD ?

Ambil dengan email anda 

 


 

 

KANKER NASOFARING

Gold-G Sea Cucumber  dalam istilah sehari-hari disebut Timun Emas atau Teripang di negara malayasia di sebut Gamat . Merupakan species terpilih dari 1000 species teripang di dunia dan memiliki warna keemasan mempunyai khasiat yang sangat luar biasa. Teknologi modern telah menghilangkan aroma tidak sedap serta memurnikan air teripang emas yang dihasilkan sehingga menghasilkan gold g sea (ekstrak teriapang/gamat dalam bentuk jelly) yang berkhasiat penyembuhan berbagai penyakit.



Setiap penyakit, ada obatnya. Jika anda belum mendapatkan kesembuhan,semoga Teripang menjadi jalan anda menikmati kesehatan sejati. Tidaklah TUHAN menciptakan penyakit, kecuali ada obatnya. Di dasar laut sana, ada makhluk TUHAN bernama Teripang/Gamat yang telah terbukti melalui riset akademis dan medis Internasional,bermanfaat untuk penyembuhan berbagai penyakit.



Trubus

Edisi: Senin, 04 September 2006 08:14:18

 

 

Ganggang Biru-Hijau Vs Kanker Nasofaring


Sepulang berkemah di kawasan Puncak, Cianjur, Tono-nama samaran-didera nyeri kepala berkepanjangan. Beberapa butir obat penghilang pusing ditelan, tapi nyeri itu seolah ajek. Kejadian 4 tahun silam itu diikuti munculnya benjolan sebesar telur puyuh di leher. Lita-sang ibunda-yang takut terjadi sesuatu segera membawanya ke Rumah Sakit Pluit di Jakarta Utara. Di sana dokter memvonis anak saya kena kanker nasofaring, tutur Lita.

Kabar mengejutkan itu sontak membuat semua persendian Lita terasa lemas. Ia benar-benar tak menduga anak sulungnya didera kanker. Ketika itu saya hanya bisa diam dan menangis. Saya merasa kasihan, ujar Lita. Saat palu vonis itu diketuk, Tono baru saja merayakan kelulusannya dari Sekolah Menengah Pertama. Ia memang mengisi waktu liburan dengan berkemah sambil menunggu pengumuman penerimaan dari sebuah Sekolah Menengah Atas di kawasan Jakarta Barat.

Benjolan itu tidak sengaja didapati. Rambut Tono yang panjang sebahu membuat benjolan itu tertutup. Herannya dia sendiri tidak merasa ada benjolan itu, ujar Lita. Maklum dengan bobot sekitar 80 kg, leher Tono tampak penuh lipatan kulit. Benjolan itu tampak setelah sang ayah mencukur rambutnya. Lo kok ini ada benjolan, ujar sang ayah seperti dituturkan Lita.

Saran dokter untuk melakukan biopsi-pemeriksaan jaringan hidup-membuat Lita ketakutan. Saya sering dengar biopsi menyebabkan kanker menyebar dan lebih ganas, ujarnya. Merasa tak puas, kelahiran Bangka-Belitung 45 tahun lalu itu mengecek Tono ke RS PGI Cikini di Jakarta Pusat. Kesimpulan sementara sama, perlu dilakukan biopsi.

Melalui bantuan kerabat dekat, Lita pun mengunjungi dokter spesialis kanker di bilangan Rawamangun. Setelah di CT Scan, dokter hanya bilang anak saya memang terkena kanker nasofaring stadium 1, ujarnya. Lita pun kembali dirujuk melakukan biopsi di RS Kanker Dharmais di Jakarta Barat.

Pengobatan alternatif

Pilihan biopsi sangat tidak diinginkan Lita. Setelah berembug bersama suami, Lita mencoba mencari pengobatan alternatif. Saya mendengar ada yang bisa menyembuhkan dengan pijitan di Sukabumi, ujar Lita. Tanpa pikir panjang, ia pun membawa Tono yang masih bisa beraktivitas normal ke sana. Sebulan pengobatan berjalan, hasilnya nihil. Benjolan itu malah tampak sedikit membesar.

Sebagai gantinya pengobatan herbal dipilih. Seorang pengobat di Kelapagading, Jakarta Utara, dikunjungi. Menurut sang pengobat, Tono harus meminum berbagai ramuan herbal. Salah satu di antaranya benalu teh. Sebungkus benalu itu dicuci bersh lalu direbus dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa segelas. Setelah dingin, air rebusan disaring untuk diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Setelah 2 minggu mengkonsumsi belum ada perubahan, malah batuk darah dan mimisan, ujar Lita.

Tak kunjung membaik, dokter spesialis kanker di Rawamangun didatangi kembali. Kini apa pun yang disarankan dokter itu diterima. Dokter menyuruh ke Dharmais untuk menjalani terapi pengobatan, ujar Lita. Di sana Tono mesti menjalani kombinasi pengobatan dengan penyinaran dan kemoterapi. Katanya perlu 32 kali penyinaran sampai sembuh, ujar Lita.

Perubahan terjadi saat menjalani penyinaran ke-15. Tiba-tiba Tono didera rasa sakit yang amat sangat di pinggang. Tak tega melihat kondisi itu, Lita pun meminta dokter memberi obat penghilang rasa sakit. Obat itu diberikan lewat mulut dan dubur. Ia hanya efektif selama 12 jam setiap kali pemberian, tutur Lita.

Rasa sakit Tono membuat dokter curiga. Lita pun disarankan memeriksa Tono kembali. Hasilnya memang mengejutkan. Kanker itu sudah menyebar sampai pinggang. Dokter memutuskan Tono perlu menjalani 14 kali penyinaran lagi di bagian pinggang.

Saat itu kondisi Tono sudah jauh menurun. Bobotnya menyusut 30 kg, kulitnya kusam, dan rambutnya rontok. Air ludahnya kering, wajahnya menghitam, gusinya pecah-pecah sampai keluar darah, dan semua kaki tangannya bengkak, kata Lita.

Minum spirulina

Ketakutan kanker itu menyebar terbukti. Tak hanya di pinggang, tulang ekor pun kini digerogoti kanker. Tono mesti menjalani 17 kali penyinaran lagi. Dokter yang menanganinya mewanti-wanti agar kakak Lita tidak menginformasikan soal harapan umur penderita kanker. Dokter menyebutkan dengan kondisi itu usia Tono diperkirakan tidak sampai 3 bulan lagi, ujar Lita meniru ucapan sang kakak. Sambil terus menjalani terapi penyinaran, Lita meminta izin agar Tono diperbolehkan pulang. Saat itu Lita mengaku pasrah. Saran sepupunya untuk membawa Tono berobat ke Singapura ditolak secara halus. Biarlah saya merawatnya semampu saya, ujar Lita yang saat itu hanya bisa memberi asupan susu formula pada Tono.

Menjelang Natal pada 2002, teman dekat suami memintanya mencoba memberi spirulina. Siapa tahu bisa membuat badan anakmu sedikit kuat, tutur teman itu memberi beberapa sachet spirulina. Kebetulan pula spirulina cair itu berasa stroberi. Anak saya paling suka rasa stroberi jadi agak gampang memberinya, ujar Lita.

Spirulina itu diberikan rutin 3 kali sehari. Awalnya tubuh Tono seakan menolak. Saat diminum, tak lama cairan itu dimuntahkan lagi. Namun setelah mencoba 3 kali, tubuh Tono pun bisa menerima. Dua minggu mengkonsumsi tanda-tanda perubahan mulai terlihat. Kulitnya mulai kelihatan segar. Nafsu makannya timbul lagi, ujar Lita. Hampir 4 bulan rajin mengkonsumsi, kondisi Tono berangsur-angsur membaik. Wajahnya yang tadinya hitam mulai memutih kembali. Yang menggembirakan Lita, Tono sudah bisa berjalan normal meski agak tertatih-tatih. Kakinya masih sedikit bengkak, ujar Lita.

Setahun berlalu, Tono sudah tampak segar bugar. Bobotnya kembali normal seperti sediakala. Ia masih merasa cepat lelah saja, ujar Lita yang hingga kini terus mewajibkan Tono meminum 1 sachet spirulina setiap hari. Sekolahnya dulu sempat berhenti selama setahun sudah diteruskan kembali. Kalau lihat dia sekarang, saya kadang menangis karena tidak menyangka dia bisa membaik, tutur Lita.

Terbanyak ke-4

Merujuk data National Cancer Institute di Amerika Serikat, kanker nasofaring banyak terjadi pada ras Mongoloid yang tersebar di negara-negara Asia seperti Cina, Hongkong, Malaysia, Singapura, bahkan Indonesia. Kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung hingga menyebar ke kelenjar leher dan otak itu bisa diturunkan secara genetis.

Menurut Profesor Dr Karmel L Tambunan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kanker nasofaring kini menjadi salah satu kanker yang banyak penderitanya di tanahair. Penyebabnya diduga virus epstein barr. Virus itu juga ditemukan pada penyakit lain seperti herpes, ujar spesialis darah yang juga mendalami kanker itu. Salah satu pemicunya adalah makanan yang diawetkan dengan garam atau diasapkan.

Dalam paparan mengenai penyakit-penyakit kanker, Dr Gustav Quade dari Institute of Medical Biometry, Informatic and Epidemiology Universitat Bonn di Jerman menyebutkan pada stadium awal serangan kanker nasofaring tidak memberi gejala khas. Yang sering tampak hanya telinga berdenging, hidung mimisan atau tersumbat seperti pilek terusmenerus di salah satu sisi. Bila semakin parah, di leher, misalnya, akan tampak pembesaran getah bening yang terlihat seperti benjolan yang dialami Tono.

Satu-satunya pengobatan kanker yang bisa dilakukan dengan menjalani radioterapi dan kemoterapi, ujar Karmel. Pengobatan yang dilakukan pada Tono itu menurut Karmel sudah tepat. Meski demikian ia belum bisa menduga peran spirulina yang membuat kondisi Tono membaik. Mungkin membantu memperbaiki daya tahan tubuh saja, ujarnya. (Dian Adijaya S)

GABUNG USAHA SANTAI......TAPI MENGHASILKAN UANG ....GAK PERCAYA ..
KLIK DISINI

 

 


ARTIKEL MAJALAH TRUBUS TENTANG
KEAMPUHAN SPIRULINA MENGATASI PENYAKIT

1
Ampuhnya Spirulina atasi Penyakit
2
Cemilan Kaya Gizi
3
Singkap Tabir Faedah Bianglala
4
Ganggang Biru-Hijau Vs Kanker Nasofaring
5
kandungan Spirulina
6
Olah Spirulina Saat Liliput Berubah Wujud
7
Penjinak Radiasi
8
Tekanan Darah
9
Spirulina: Tumbuhan Laut Penggempur Penyakit




ARTIKEL MAJALAH TRUBUS TENTANG
KHASIAT TERIPANG / GAMAT / SEA CUCUMBER

1.

Atasi Kristal Pemicu Nyeri Sendi

2.

Agar Darah Mengalir Dengan Lancar

3.

Dia Penyelamat Luka Bakar

4.

Kering Luka Caesar Karena Teriapng/gold g sea

5.

Gamat/teripang/gold G Sea Musuh Bebuyutan Tumor

6.

Musuh Bebuyutan Kolesterol

7.

Penghapus Derita 10 Tahun

8.

Satu Teripang Dua Luka

9.

Ketika Salwa Tak Cuci Darah

10.

Yang Datang Setelah bergadang ( Diabetes)

11.

Virus Hepatitis itu Telah Hilang

12.

Teripang Akhiri Derita Tumor Lambung

13. Berlalunya Radang Paru-paru sang Saudagar

14.

Teripang Jinakkan Serigala Liar

15.

Gamat Tuntaskan Jantung Koroner

16.

Khasiat di Balik Resep Datuk

17.

Mereka Selamat Berkat Gamat

18.

Jalan Panjang Pangkor ke Selangor

19.

Penyembuh dari Dasar Samudera

20.

Reportase Malaysia Obat Mujarab dari Laut

21.

Band Samsons Antara Konser dan Gamat

22.

Senjata Pamungkas Murid Hipokrates

23..

Gamat Akhiri Derita Stroke dan Asma



GOLD G SEA CUCUMBER SEMBUHKAN :

Saya menderita diabetes, tetapi setelah saya konsumsi gold g kadar gula turun dari 400 menjadi 218...

Mulanya ragu Apa iya Gold G ini bisa menyembuhkan asam urat yang sudah saya derita begitu lama (10 thn),Alhamdulillah segala keluhan saya bisa sembuh....

Makan sedikit yang berlemak langsung merasakan kaku di tengkuk, karena kolesterol tinggi, tapi .....

Alhamdulillah, setelah saya kenal Gold-G dan rutin konsumsi, tensi saya tidak mengkhawatirkan. Sehingga tidak lagi minum obat hipertensi

perut saya sakit sekali sampai keringat jagung keluar, Setelah 2 hari saya minum, perut saya sudah baik dan kembung juga sudah berkurang dan maag saya sembuh

Kurang dari 1 minggu saya kembali melakukan check up, dan ternyata hepatitis B sudah negatif, saya pun dapat menjalankan operasi pada tiroid saya.

keesokan harinya warna kotoran sudah normal dan saya bisa BAB dengan lancar,Gold-G sudah menolong hidup saya dari ketakutan menjadi kesenangan.

begitu minum Gold-G saya bisa tidur dengan pulas,hari keempat disaat saya mau buang air kecil, tiba-tiba terasa ada yang melewati saluran kencing saya dan saya melihat sebutir batu keluar ketika air kencing saya keluar deras ternyata batu ginjal......

Saya memiliki penyakit jantung dan liver.Setelah mengkonsumsi Gold-G selama 1 minggu batuk darah berhenti, kulit dan muka saya mulai memerah serta lebam hilang (muka mulai bersih). Selain itu, nafas juga tidak lagi sesak.

diagnosa dokter menunjukan bahwa saya mengidap tumor pada ovarium, kista dan polip, saya mengkonsumsi Gold-G dalam waktu 1 bulan sudah menunjukkan kemajuan

Saat kejadian pendarahan(kanker cerviks) tanggal 14 Juni 2005 itu teman saya membawakan Gold-G untuk diminum 3x3 sendok makan setiap harinya. Hari pertama, reaksinya darah masih keluar kemudian hari kedua sudah tidak keluar darah lagi.

saya mulai minum Gold-G sampai bulan Juni tahun 2005, penyakit epilepsi saya tidak pernah kambuh lagi dan penyakit TBC saya sudah sembuh berkat Gold-G.

saya divonis harus dioperasi karena penyakit sinusitis yang saya derita sudah parah. Lalu saya dikenalkan dengan prodak Gold-G dan mengonsumsinya secara rutin, Hasilnya pada bulan Desember dokter THT saya mengatakan bahwa saya sudah sembuh total.

Saya oles ke wajah saya setiap pagi dan malam. Selebihnya, saya minum 2 sendok makan setelah saya pulang kerja. Hasilnya wajah saya bersih dari jerawat. Terimakasih Gold-G........

saya tersiram air panas. Luka pada paha kanan dan luka tersebut menggelembung, saya oleskan Gold-G pada luka 2 kali sehari. Kira-kira 4 hari setelah pemakaian Gold-G, luka saya kering dan sembuh total

 
Tips Pengobatan Kanker Nasofaring. Copyright (c) 2008 www.sehat-alami-4u.com
Pengelola: Perum Wijaya Permai 2 Blok B.8 Tawang Kota Tasikmalaya Hp. 085220295364
Email: acep.suherman@yahoo.co.id