Artikel Kesehatan

Kondisi Fimosis pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Kondisi Fimosis pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Kondisi Fimosis pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Sekilas fimosis ini terdengar asing, tidak banyak dari mereka yang mengalami fimosis. Bahkan termasuk kategori penyakit langka dan biasanya terjadi karena bawaan lahir. Fimosis mengincar bayi laki-laki.

Fimosis kebanyakan terjadi pada bayi. Kondisi ini adalah kondisi dimana kulup melekat pada kepala penis dan tidak bisa ditarik kembali dari sekitar ujung penis. Biasanya terjadi pada anak-anak yang belum disunat.

Ada beberapa kasus dimana fimosis ini berlanjut hingga anak-anak hingga masa pubertas. Pada penderita fimosis buang air kecil akan terliaht menggelembung terlebih dahulu, urin tertahan pada kulit, setelah tekanan gelembung tinggi baru keluar urinnya. (Dikemukaan oleh Mahdian).

Tanda tanda lainnya yang biasa dialami adalah anak mengalami demam. Namun demam biasanya terjadi jika penis mengalami infeksi. Jika terus menerus demam bisa menyebabkan pengaruh pada tumbuh kembang anak. Saat dewasa penderita fimosis bisa terganggu aktivitas seksualnya. Kotoran yang ada pada belakang penis bisa mmemicu peradangan dan merah-merah di ujung penis.

Anda perlu waspada jika fimosis terjadi pada bayi anda. Fimosis ini tidak memerlukan perawatan khusus namun anda dilarang menarik paksa pelekatan antara kulup dengan kepala penis. Aktivitas ini menimbulkan resiko luka di kulup bayi. Pelekatan ini biasanya akan terpisah secara alami pada usia 5-7 tahun atau usia pubertas. Jadi para bunda jangan khawatir yaa…

Namun bunda juga harus waspada karena fimosis ini bisa menimbulkan gejala kemerahan, nyeri, bengkak dan juga peradangan di kepala penis (balanitis).

Cara Merawat Bayi Yang Terkena Fimosis

Fimosis tidak perlu dikhawatirkan terlalu dalam yang penting penis harus dibersihkan secara teratur. Basuh perlahan penis bayi dengan air hangat setiap harinya, saat mandi. Setelah mandi hindari penggunaan bedak dan sabun yang mengandung pewangi agar tidak terjadi iritasi.

Jika fimosis ini ingin segera diobati, biasanya tim medis akan memberikan beberapa pengobatan seperti memberikan krim kortikosteroid dan melakukan sunat (perlu konsultasi dokter).

Waspada fimosis yang terus berlanjut hingga tua. Parafimosis pada pria lebih tua terjadi karena masalah kesehatan :

  1. Diabetes. Adanya padangan kronis di penis dan kulup. Hal ini bisa menyebabkan parafimosis terjadi
  2. Katerisasi yang dilakukan tanpa kulup dan dikembalikan ke posisi alami.

By Obat Fistula Ani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp