|
Berita
/ Obat tradisional
Oleh
trubusid
Senin, Maret 03, 2008 11:48:52
Dia
Penyelamat Luka Bakar
Miranti
Hanindya Ismadi seperti bocah seusianya yang asyik bermain
usai pulang sekolah. Umurnya pada 7 Oktober mendatang
genap 8 tahun. Padahal enam bulan silam, Miranti adalah
anak pemurung. Kulit dadanya melepuh karena tersiram air
panas ketika hendak mandi sore. Wajah bungsu dua bersaudara
itu murung.
Sore
itu Miranti baru saja menyampirkan handuk merah muda di
balik pintu kamar mandi. Ia keluar sesaat untuk mengambil
pasta gigi. Ketika melangkah meninggalkan kamar mandi
itulah ia bertubrukan dengan Sukeni, pramuwisma di rumahnya,
yang membawa air panas. Keruan saja air itu tumpah menyiram
dada. Ia berterika-teriak, 'Tolong... tolong....' Danu
Ismadi membawanya ke dokter terdekat. Dokter meresepkan
antibiotik, luka bakar oles, vitamin, dan kolagen.
Namun,
Danu hanya memberikan antibiotik sebagai pencegah infeksi.
Obat lain yang diresepkan dokter ditinggalkan. Beberapa
menit sebelum ke dokter, Danu mengoleskan jel teripang
di atas luka anaknya. 'Untuk perbaikan kulit saya lebih
percaya pada teripang,' kata Danu. Selain obat luar yang
dioleskan, Miranti juga mengkonsumsi ekstrak teripang.
'Rasanya dingin, panas luka langsung hilang,' kata Miranti.
Dalam sehari ia mengkonsumsi 3 kali masing-masing 2 sendok
makan.
Malam
harinya, Miranti tetap dapat tidur tenang. Tak ada erangan
lantaran sakit atau nyeri akibat luka air panas itu. Setiap
hari ia disiplin mengkonsumsi ekstrak teripang dan obat
oles. Sepekan kemudian, ia merasakan bedanya. Kulit yang
semula meregang dan kaku menjadi lebih elastis dan lentur.
Luka itu semakin menutup dan tidak menghitam. Rasa nyeri
juga berkurang. Lima belas hari berselang, luka di dada
kanannya itu mengering dan terkelupas, lalu tumbuhlah
kulit baru yang tidak meninggalkan bekas luka.
Kolagen
Menurut
dr Dendi Sudiono SpKK, spesialis kulit dan kelamin, 'Untuk
mengatasi luka bakar diperlukan bahan-bahan yang mengandung
banyak kolagen. Sejatinya kulit kita mempunyai senyawa
kolagen. Senyawa itu terbentuk dari jaringan serabut elastin
dan serabut kolagen. Keduanya bahu-membahu, saling mengisi,
dan membuat keras serta kencang lapisan kulit bagian atas.
Selain itu, kolagen juga menyumpal bagian permukaan kulit
yang tak merata, termasuk keriput serta kulit bekas jerawat.
Namun,
seiring bertambahnya usia, produksi kolagen di dalam tubuh
menurun. Pada awal usia 30 tahun, produksi kolagen menurun
drastis. Dampaknya matriks kolagen kulit menjadi rentan
terhadap serangan lingkungan luar dan mudah rusak. Makin
sedikit jumlah kolagen, kulit tampak transparan dan kurang
elastis. Akibatnya banyak garis penuaan dan kerutan. Oleh
karena itu untuk mencegah kerutan, banyak orang menggunakan
kolagen. Lewat teknik penyuntikan, bagian tubuh yang menua
diisi kolagen. Hasilnya, kulit menjadi kencang dan tampak
muda kembali.
Keampuhan
ekstrak teripang untuk mengatasi luka bakar amat sohor
di Malaysia. Dr Yakob Hasaan dari Universitas Malaya membuktikannya.
Neneknya pernah menjalani operasi leparaktomi alias pengambilan
kulit perut di bagian tengah. Darah terus mengalir dari
bekas sayatan dan luka kian meluas. Setelah meminum air
rebusan teripang selama seminggu, luka sepanjang 15 cm
itu kering serta perih pun hilang.
Lantaran
penasaran, Hassan membawa rebusan teripang ke laboratorium
di Kualalumpur, Malaysia. Ahli farmakologi klinis itu
membuat percobaan. Tiga kelompok kelinci masing-masing
terdiri atas 5 ekor disayat hingga menimbulkan luka sepanjang
10 cm. Luka sayat pada kelompok pertama diolesi air rebusan
teripang; kelompok II, yodium; kelompok III, tanpa perlakuan.
Air rebusan teripang dan yodium diberikan 3 kali sehari.
Dua hari berselang, luka kelompok pertama mengering; kedua
tetap basah; ke-3, terinfeksi.
Menurut
Prof Zaiton Hassan dan M. A Kaswandi dari Universitas
Kebangsaan Malaysia, efek penyembuhan luka itu juga lantaran
kandungan asam lemaknya. Kandungan asam lemak teripang
Stichopus chloronotus antara lain miristat, palmitat,
palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, behenat,
erusat, eicosapentaenat (EPA), dan docosahexaenat (DHA).
Kedua senyawa terakhir itulah yang berperan memperbaiki
jaringan rusak.
Awet
muda
Selain
teripang, organ yang kaya kolagen antara lain plasenta
bayi. Plasenta mengandung senyawa amnion segar yang kaya
kolagen. Oleh sebab itu, plasenta bayi yang dilahirkan
ibu sehat mempercepat menutupnya luka bakar. Sayang, tak
mudah mendapatkannya. Teripang juga kaya kolagen. Kadarnya
mencapai 86%. Untuk mencarinya juga relatif mudah. 'Teripang
efektif menutup luka juga karena memiliki faktor penumbuh
sel,' kata dr Maria Theresia Karnadi, kepala Poliklinik
Kejaksaan Tinggi Jakarta Selatan.
Itu
terlihat dalam regenerasi sel. Buktinya ketika satwa laut
itu terbelah menjadi 2 bagian, cepat menyatu kembali,
hanya dalam 9-90 hari. Dengan kemampuan itulah luka bakar
Miranti pulih. Dengan khasiat itu, ekstrak teripang menjadi
pilihan untuk menjaga elastisitas kulit sehingga kelihatan
lebih muda. Bukankah awet muda menjadi dambaan setiap
orang? Impian itu diperoleh dengan menyuntikkan kolagen
asal sapi yang harganya jutaan rupiah. Jalan lain rutin
mengkonsumsi ekstrak teripang. (Vina Fitriani)
DISKON
MENARIK & GRATIS ONGKOS KIRIM JIKA ANDA ORDER
HARI INI |
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ANDA RAGU PESANAN TIDAK SAMPAI !!!
KAMI
BERIKAN SOLUSINYA
PESANAN SAMPAI, BARU ANDA BAYAR PADA KAMI
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
|