Berita
/ Obat tradisional
Oleh trubusid
Minggu,
Mei 04, 2008 22:24:38
Satu
Teripang Dua Luka

Ciiit....
brak! Dunia serasa berputar cepat dan gelap. Itulah hal
terakhir yang diingat Ikonawa Claudius Santoso sebelum
menghantam kerasnya aspal. Torehan-torehan luka di sekujur
tubuh baru dirasakannya setelah ia sadar di rumahsakit.
Kecelakaan
itu terjadi 10 menit setelah Ikonawa Claudius Santoso
meninggalkan rumah. Pada Ahad pagi 2 Desember 2007 itu
ia hendak mengunjungi kerabatnya di Cipaganti, Bandung.
Ikonawa mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang
ketika tibatiba sebuah angkot berhenti mendadak. Keruan
saja mahasiswa semester 8 sebuah universitas swasta di
Bandung itu menghindar ke kanan.
Namun,
sial dari sebelah kanan muncul penyeberang jalan. Sekali
lagi ia menghindar, tetapi ia terjatuh membentur aspal.
Ikonawa segera dilarikan ke rumahsakit untuk mendapat
perawatan. Pria 21 tahun itu mendapat 15 jahitan di sekujur
tubuh. Luka sepanjang 20 cm pun membelah kulit tangannya
dan menimbulkan sakit yang luar biasa. Itulah sebabnya
ia kerap mengerang merasakan pedih akibat luka itu. Ia
hanya opname sehari di rumahsakit.
Sebelum
pulang, dokter menyarankan operasi karena posisi pangkal
tangan kanannya bergeser. Efeknya sakit luar biasa. Sekadar
mengenakan baju pun, Ikonawa tak mampu. Namun, Miryati,
sang bunda, menolak. 'Kalau masih ada herbal, saya lebih
memilih herbal,' katanya.
Bergeser
Miryati
mengoleskan ekstrak teripang di atas semua luka. Ia yakin
betul, ekstrak teripang manjur mengatasi luka anaknya.
Soalnya, ia mempunyai pengalaman sembuh luka karena kulitnya
sensitif. Ketika itu kulit tangannya memerah dan luka.
Ia hanya mengolesi luka dengan ekstrak teripang. Hanya
beberapa hari, luka itu kering. Itu yang menyebabkan perempuan
45 tahun itu yakin bahwa ekstrak teripang tokcer sebagai
penyembuh luka. Maka ia pun mengoleskan ekstrak teripang
di atas luka.
Frekuensinya
2-3 kali sehari. Baru juga sehari mengoleskan ekstrak
teripang, rasa nyeri berkurang, luka mengering sehingga
ia dapat tidur nyenyak. Seminggu kemudian luka-luka itu
menutup mulus nyaris tanpa bekas. Ikonawa pun berkehendak
mengikuti ujian di kampus. Masalah lain adalah bergesernya
pangkal lengan yang juga menimbulkan nyeri.
Semula
Ikonawa tak percaya diagnosis dokter bahwa pangkal tangannya
bergeser. Itulah sebabnya ia memeriksa diri ke dokter
lain. Hasil diagnosis dokter kedua pun sama: pangkal tulang
lengan atas bergeser dan harus segera dioperasi. Operasi
bertujuan untuk memperbaiki posisi bola pangkal tulang
lengan atas. Jika didiamkan maka bola pangkal tulang lengan
atas itu sulit untuk kembali ke tempat semula.
Namun,
Miryati bergeming dan menolak saran dokter. Sebagian orang
mengatakan ia gila karena menolak operasi dan mengobati
anaknya menggunakan ekstrak teripang. Ikonawa pun tidak
menggunakan gips dan pen. Pria kelahiran 22 Oktober 1986
itu mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang 3 kali
sehari. Untuk menunjang aktivitas sehari-hari ia menggunakan
kruk atau penyangga tangan.
Satu
setengah bulan kemudian, mahasiswa jurusan Teknik Industri
ini melepaskan kruk. Untuk memperlancar gerakan tangannya,
ia menjalani fisioterapi. Hasilnya Ikonawa dapat menggerakkan
tangannya dengan bebas setelah sebulan rutin mengkonsumsi
ekstrak teripang. Hasil rontgen pada 9 Februari 2008 memastikan
posisi pangkal lengan kembali ke tempat semula. Dokter
meyatakan ia sembuh karena bola pangkal tulang lengan
atas itu menempel dan menyatu kembali.
Kolagen
Teripang
memang berkhasiat memperkokoh tulang dan sendi. Satwa
laut itu mengandung kondroitin sulfat yang mujarab mencegah
pengeroposan tulang. Senyawa aktif itu juga ampuh memperbaiki
dan membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang
terkikis akibat kecelakaan atau benturan.
Tulang
kuat karena cukupnya ketersediaan kolagen dalam tubuh.
Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, periset dari Universitas
Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang
mudah diuraikan enzim pepsin. Dari jumlah itu, kolagen
merupakan 80% di antaranya. Kandungan protein dalam teripang-terutama
kolagen-berkhasiat mengikat jaringan dalam pertumbuhan
tulang dan sendi. Dalam proses pertumbuhan tulang, pasokan
suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri
dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi.
Serat-serat
kolagen mengisi 90-95% dari matriks organik tulang, sementara
sisanya berupa medium gelatin homogen yang disebut sebagai
substansi dasar. Serat mempengaruhi kemampuan tulang untuk
meregang yang kuat. Sedangkan hidroksiapatit atau garam
kristal diendapkan di dalam matriks tulang terutama terdiri
atas kalsium dan fosfat.
Komponen
kalsium dan fosfor membuat tulang keras dan kaku mirip
semen. Sementara serat-serat kolagen membuat tulang mirip
kawat baja pada tembok. Tanpa kehadiran kolagen yang mencukupi,
tulang mudah rapuh dan mudah pecah.
Kolagen
adalah senyawa protein sebagai bahan utama penyusun kulit,
tulang, gigi, otot, dan sel-sel tubuh kita. Fungsi kolagen
untuk meningkatkan kesehatan bagian-bagian tubuh itu dan
mengoptimalkan metabolisme sel. Dalam tubuh manusia, kolagen
menyusun setidaknya 75% dari seluruh lapisan kulit.
Menurut
Prof Zaiton Hassan dan M. A Kaswandi dari Universitas
Kebangsaan Malaysia, kandungan yang paling berpengaruh
adalah eicosapentaenat (EPA) 25,69% dan asam (DHA) 3,69%.
Kadar itu menjadikan teripang mampu memperbaiki jaringan
yang rusak, termasuk di dalamnya kulit dan tulang.
Hassan
Yacob dari Universitas Malaya, Malaysia, membuktikan luka
sayatan kelinci yang diberi ekstrak teripang kering dalam
2 hari. Pantas jika luka kulit dan tulang tangan Iknonawa
pun cepat pulih. (Faiz Yajri/Peliput: Ari Chaidir)
DISKON
MENARIK & GRATIS ONGKOS KIRIM JIKA ANDA ORDER
HARI INI |
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ANDA RAGU PESANAN TIDAK SAMPAI !!!
KAMI
BERIKAN SOLUSINYA
PESANAN SAMPAI, BARU ANDA BAYAR PADA KAMI
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
|