|
Berita
/ Obat tradisional
Oleh
trubuson
Sabtu, Desember 01, 2007
15:30:20
Mereka
Musuh Bebuyutan Tumor
Kerap
menyantap makanan berlemak dan berpengawet, sekaligus
merokok? Jika itu menjadi gaya hidup, Anda tengah mengundang
tumor. Kebiasaan itu membuat tubuh sulit mengurai dan
mengendalikan senyawa dalam makanan berpengawet dan rokok.
Dampaknya senyawa menjadi radikal bebas, perusak tubuh.
Itulah
hasil penelitian Sugeng Juwono dari Pusat Studi Lingkungan
Hidup (PSLH) Universitas Gadjah Mada. Penelitiannya menemukan
sebanyak 1,43% dari 3.213 warga Desa Grujugan, Banyumas,
Jawa Tengah, menderita tumor. Pengambilan acak 9 pasien
menunjukkan 4 orang didiagnosis mengidap lipoma, 3 orang
fibrodenoma, dan 2 orang kistaovaria. Diduga pencetusnya:
lemak berlebih, keturunan, penggunaan obat nyamuk bakar
dalam jangka waktu lama, dan juga makanan berpengawet.
'Makanan
berlemak berefek pada penimbunan senyawa karsinogenik,'
kata Dewata Dermawan, Ahli penyakit dalam, RS Internasional
Bintaro, Tangerang. Makanan kaya lemak seperti daging,
memicu prolaktin, hormon yang merangsang pertumbuhan tumor.
Makin tinggi lemak dalam tubuh, sekresi hormon meningkat
dan tumor kian terangsang tumbuh.
Bawah
lutut
Salah
satu tumor yang tumbuh akibat lemak berlebih adalah lipoma.
Tumor berupa benjolan abnormal itu termasuk jinak dan
berisi jaringan lemak. Bentuknya oval. Bila dipegang,
bisa lunak, kenyal, atau keras. Meskipun jinak tak boleh
dibiarkan tumbuh. Sebab, ukurannya bisa mencapai 10 kg
dan menggantung dari kulit seperti buah. Jumlahnya pun
bisa puluhan. Jenis tumor ini lebih banyak diderita wanita
pada bagian lengan, batang tubuh, dan leher bagian belakang.
Lipoma
di bagian belakang lutut menimpa Eva Yulinda, wanita yang
hobi makan makanan bersantan. Wanita berdarah Sumatera
Barat itu tak tahu asal-muasal dan waktu benjolan itu
datang. 'Tiba-tiba saja sudah bulat sebesar telur ayam,'
kata Eva. Awalnya, tumor di bawah kulit itu tak mengganggu
sama sekali. Namun, ketika ia berjongkok, rasa nyeri memerih.
Hasil
diagnosis dokter benjolan itu tumor jinak berupa endapan
lemak yang disebut lipoma diffosa. Untuk menghilangkannya
dilakukan penyedotan lemak atau pembedahan pengangkatan
tumor.
Ketika
bersiap untuk menjalani operasi, seorang teman menyarankan
menjalani terapi pijat dibantu konsumsi herbal. Saran
itu diikuti Eva. Sebab, temannya meyakini, belum tentu
operasi pembedahan dapat mengangkat semua sel tumor yang
menjalar. Hal itu juga diperkuat kesembuhan teman yang
mengidap penyakit sama. Dua minggu sekali selama 5 bulan,
Eva menjalani pengobatan itu, tetapi tak jua berujung
sembuh.
Teripang
'Saya
hanya dipijat badan. Saya takut jika benjolannya juga
ditekan justru membesar,' kata ibu 3 anak itu. Setelah
itu, Eva berpindah ke terapi pijat dan konsumsi jamu-jamuan
lainnya. Rutinitas ini juga berakhir sama. Walau sudah
setahun berlalu, tumornya tetap membesar.
Pengobatan alternatif kembali dicoba. Kali ini seorang
rekan memberinya ekstrak teripang. Eva diharuskan untuk
menghabiskan 2 botol berukuran 350 ml agar benjolannya
mengempis. Untuk membuktikan perkataan rekannya itu Eva
mulai mengkonsumsi jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-dengan
dosis 2 kali 1 sendok setiap hari.
Dosis
itu juga ditambah dengan spirulina 5 butir sehari. Setelah
2 bulan rutin mengkonsumsi, tonjolan itu hilang. 'Tak
sadar, tiba-tiba saja sudah tidak ada dan hilang nyerinya,'
kata wanita kelahiran 22 Februari 1959 itu.
Teripang
mampu menjinakkan tumor alias bersifat antitumor berkat
senyawa terpen bernama philipnoside. Hal itu dibuktikan
oleh Tong Y dari Divisi Farmakologi Antitumor, Shanghai,
China. Setelah mengisolasi senyawa saponin sulfat dari
teripang, Tong menyuntikkan 2-10 mikroliter philinopside
A pada aorta tikus. Senyawa itu terbukti mencegah pembentukan
pembuluh darah mikro baru. Akibatnya, sel tumor tidak
mendapat pasokan nutrisi sehingga sel urung berkembang
dan akhirnya mati.
Menurut Wahyu Suprapto, dokter dan herbalis di Malang,
Jawa Timur, tumor lemak di bawah lapisan kulit juga bisa
diluruhkan tanaman herbal yang memiliki senyawa saponin
alias triterpen. Herbal itu antara lain mahkota dewa,
sambiloto, jahe, dan daun dewa. 'Ada banyak herbal yang
bisa meluruhkan tumor dari kulit. Namun, yang paling penting
pencegahan sedari awal agar tumor tak hinggap,' kata Wahyu.
Itu bisa diperoleh dengan menjauhi makanan berlemak, olahraga,
dan hidup tanpa mengisap rokok. (Vina Fitriani).
DISKON
MENARIK & GRATIS ONGKOS KIRIM JIKA ANDA ORDER
HARI INI |
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ANDA RAGU PESANAN TIDAK SAMPAI !!!
KAMI
BERIKAN SOLUSINYA
PESANAN SAMPAI, BARU ANDA BAYAR PADA KAMI
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
|